BiroKomputer,InfoDunia,Wisata,BeritaBola,Dan Ekonomi
Lokak Berita
Tampilkan postingan dengan label BeritaBola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BeritaBola. Tampilkan semua postingan

Sriwijaya FC Sungkurkan Persela Di Lamongan.

Hilton Moreira - Sriwijaya FC (GOAL.com/Abi Yazid)

Persela Lamongan kembali harus menelan pil pahit saat bermain di hadapan pendukungnya setelah dipaksa menyerah 2-1 oleh Sriwijaya FC dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13 di Stadion Surajaya, Minggu (31/3) malam WIB.

Kendati gagal mendulang angka dalam laga kandangnya, posisi Persela di klasemen sementara tidak mengalami perubahan. Tim Laskar Joko Tingkir tetap berada di peringkat ke-12 dengan koleksi nilai 14 dari 12 laga. Poin yang dikumpulkan Persela sama dengan Gresik United dan Persita Tangerang, tapi unggul selisih gol.

Ini merupakan kali kedua berturut-turut Persela tidak berhasil mendapatkan poin penuh. Sebelumnya, Persela hanya bermain imbang 1-1 melawan Pelita Bandung Raya.

Sedangkan kemenangan atas Persela mengangkat posisi Sriwijaya FC ke peringkat tiga klasemen menggusur Mitra Kukar. Poin 26 yang dikumpulkan Sriwijaya FC sama dengan Mitra Kukar, tapi Laskar Wong Kito unggul selisih gol.

Hasil itu juga membuat Sriwijaya FC memperoleh hasil sempurna di dua laga tandangnya. Sebelumnya, tim besutan Kas Hartadi ini menaklukkan Persepam Madura United di Bangkalan.

Permainan terbuka diperagakan Persela dan Sriwijaya FC. Persela yang mendapat dukungan dari ribuan fansnya mengambil inisiatif menyerang lebih dulu, dan memaksa Sriwijaya berada dalam tekanan. Peluang diperoleh Samsul Arif, tapi tendangannya dapat diamankan kiper Rivky Mokodompit.

Samsul akhirnya membawa Persela unggul lebih dulu pada menit ke-23. Kesalahan Rivky dalam mengantisipasi sepak pojok Oh Inkyun dituntaskan Samsul lewat tendangan salto. Bahkan, selang tiga menit kemudian, Persela nyaris menggandakan keunggulan, tapi tendangan Zainal Arifin membentur tiang gawang.

Tertinggal satu gol, Kas memasukkan Eddie Foday Boakay menggantikan Sutan Samma. Kehadiran Boakay membuat Sriwijaya FC menjadi agresif. Hasilnya, Boakay memberikan umpan silang kepada Tantan untuk menyamakan kedudukan di menit ke-37, atau lima menit setelah pemain asal Liberia ini menjejakkan kaki di atas lapangan.

Sriwijaya FC memperlihatkan performa lebih baik di babak kedua, dan mampu membuat Persela berada dalam tekanan. Tim tamu akhirnya sukses membalikkan keadaan pada menit ke-56. Aksi individu Hilton Moreira berakhir dengan gol ke gawang Choirul Huda.

Persela baru bisa keluar dari tekanan Sriwijaya FC selepas laga berjalan 70 menit. Zainal Arifin hampir saja menyamakan kedudukan pada menit ke-82, tapi tendangannya menghajar tiang gawang. Skor 2-1 pun bertahan hingga wasit meniup pluit panjang.
 

Donadoni Bantah Latih AC Milan Musim Depan

Donadoni Bantah Latih AC Milan Musim Depan  
Roberto Donadoni. REUTERS/Alessandro Garofalo

EraMAcro.com, Parma - Pelatih Parma, Roberto Donadoni, membantah akan menjadi calon pelatih AC Milan musim depan. Mantan pelatih tim nasional Italia itu dikabarkan akan menggantikan pelatih Rossoneri, Massimiliano Allegri, setelah musim ini berakhir.

Penampilan tidak konsisten Milan di bawah asuhan Allegri dipercaya menjadi penyebab ketidakpuasan para petinggi Milan terhadap pelatih berusia 45 tahun itu. Donadoni, yang juga bekas pemain Milan, dipercaya menjadi pelatih yang tepat untuk menangani Milan.

Namun pelatih berusia 49 tahun itu membantah akan menggantikan Allegri di Milan untuk musim depan. "Belum ada kontak sama sekali. Saya tegaskan kepada semua orang kalau itu tidak benar. Rumor yang beredar dibuat oleh surat kabar," kata Donadoni.

Donadoni menekankan saat ini dirinya hanya berfokus pada klubnya saat ini. "Saya tertarik dengan apa yang akan terjadi besok dan bukan apa yang mungkin terjadi pada akhir musim," ucapnya.

Namun bantahan Donadoni akan menggantikan Allegri pada akhir musim ini bukan berarti menutup kemungkinan dirinya melatih klub besar seperti Milan. "Tentu saja saya ingin melatih klub besar. Tapi saya tahu Parma bisa membuka beberapa jalan penting bagi saya," ujarnya.
 

Chris John Lanjutkan Latihan di Jakarta

KRISTIANTO PURNOMO Chris John, saat menjalani latihan di Gelora Bung Karno menjelang lawan petinju Thailand Chonlatarn Piriyapinyo bulan November 2012

SEMARANG, EraMacro.com - Pemegang gelar Super Champion kelas bulu WBA Chris John bakal menjalani latihan lanjutan di Jakarta untuk persiapan menghadapi penantangnya Satoshi Hosono di Senayan, Jakarta, 14 April mendatang.

"Jumat (29/3) saya melanjutkan latihan di Jakarta untuk persiapan akhir menjelang pertarungan melawan petinju Jepang," kata pemegang rekor bertarung 48 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri ketika dihubungi dari Semarang, Selasa (26/3/2013).

Menurut petinju dengan julukan "The Dragon" tersebut, dirinya belum tahu jadwal latihan di Jakarta. Tetapi kemungkinan masih memfokuskan diri berlatih dengan mitra tanding.

Makanya, kata petinju yang sudah hampir 10 tahun mempertahankan gelar juara dunia tersebut, salah satu teman mitra tandingnya di Sasana Herry’s Gym yaitu Matt Garlet ke Jakarta untuk mendampingi dirinya sebagai sparring partner.

Ia menambahkan, selama menjalani latihan di Sasana Herry’s Gym di Perth, Australia, dirinya berlatih dengan tiga petinju setempat yaitu Matt Garlet, Willie Kickett, dan Jacob.

"Setiap dua hari sekali saya menjalani latihan dengan sparring dua hingga tiga petinju secara bergantian dan kini persiapan saya untuk menghadapi petinju Jepang itu sudah mencapai 90 persen," katanya menegaskan.

Sisa jatah latihan, kata suami mantan atlet wushu Jateng Anna Maria Megawati tersebut, akan dilanjutkan di Jakarta hingga menjelang pertandingan di Sebayan Jakarta, 14 April.

Petinju yang terakhir kali mempertahankan gelar saat menang atas petinju Thailand Chonlatarn Piriyapinyo tersebut mengatakan, dirinya akan mewaspadai pukulan counter Satoshi "Bazooka" Hosono.

Dalam duel nanti, Chris John akan menerapkan strategi dengan bertarung hati-hati pada ronde-ronde awal untuk mengantisipasi pukulan counter lawannya.

"Lawan saya memiliki gaya bertarung fighter dan suka jual beli pukulan," ujarnya.
 

Joey Barton Kritik Neymar Tak Sehebat Messi dan Ronaldo

joey-barton-kritik-neymar-tak-sehebat-messi-dan-ronaldo








Neymar adalah Justin Biebernya sepakbola. Ia tidak selevel dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Demikian yang disampaikan oleh Joey Barton, gelandang Olympique Marseille, dalam akun twitternya.

Barton selama ini dikenal sebagai sosok kontroversial. Ketika berlaga di Liga Inggris, terlalu banyak insiden yang melibatkan namanya. Ketika hijrah ke Ligue 1, penampilannya di lapangan tak lagi brutal. Namun, aksinya di media sosial tetap garang.

Terakhir, ia menjadikan Neymar sebagai sasaran kritik. Bintang masa depan Brazil itu dianggapnya sebagai ‘Justin Biebernya Sepakbola’. Hal ini tak terlepas dari penampilan yang disuguhkan oleh penyerang Santos dalam pertandingan persahabatan antara Rusia vs Brazil yang berkesudahan imbang 1-1.

Bagi Barton, Brazil yang sekarang bukan lagi Brazil yang dahulu dikenal dengan keindahan sepakbola mereka. Neymar memang menjadi salah satu pemain paling 'hidup' dalam laga Selecao dini hari tadi. Namun, "dia tidak berada dalam satu stratosfer yang sama dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo". Barton juga menambahkan, kehebatan Neymar tak terlepas dari gaungnya di Yotube semata. Penampilan si bocah ajaib di lapangan, tak sebagus dalam video.

Sejatinya, bukan kali ini saja Joey Barton menyerang Neymar. Sebelumnya, pasca Inggris berhasil menekuk Selecao 2-1, mantan pemain QPR ini menyebut Neymar ditaksir terlalu tinggi oleh media.

Brazil sendiri tengah menjalani masa-masa krisis. Mereka tak lagi menyeramkan. Dalam lima laga terakhir yang digelar oleh tim Samba, mereka tak pernah menang. Ditahan Kolombia 1-1, ditekuk Argentina dan Inggris dengan skor sama 2-1. lalu imbang dengan Italia (2-2) dan Rusia (1-1). Kemenangan terakhir terjadi pada Oktober 2012 lalu ketika menghajar Jepang 4-0. Otomatis, banyak yang mengkritik kinerja tim yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014 ini.
 

Sriwijaya FC Permalukan Persepam Madura United



Sriwijaya FC meneruskan hasil bagus dengan memetik empat kemenangan berturut-turut usai mengalahkan tuan rumah Persepam Madura United 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13, Selasa (26/3).

Kekalahan dari Sriwijaya FC membuat catatan lima laga tak terkalahkan Persepam menjadi putus.

Tambahan tiga angka ini mengangkat posisi Sriwijaya FC ke peringkat tiga klasemen sementara usai mengumpulkan nilai 23 dari 12 laga yang sudah dilalui. Laskar Wong Kito menggeser Mitra Kukar dengan selisih satu angka.

Sedangkan kekalahan di hadapan publiknya membuat Persepam tertahan di peringkat ketujuh dengan nilai 17 dari 11 pertandingan. Persepam pun gagal mempertahankan catatan tak terkalahkan di lima laga sebelumnya.

Kendati bermain di kandang lawan, Sriwijaya FC tetap memperagakan permainan agresif. Laga berjalan delapan menit, tim tamu sudah menebarkan ancaman melalui Hilton Moreira, tapi tendangannya masih melebar.

Persepam baru bisa mengimbangi permainan Sriwijaya FC selepas laga berjalan 20 menit. Persepam sebetulnya mampu menjebol gawang Rivky Mokodompit melalui Zaenal Arif, tapi striker sekaligus kapten tim tuan rumah ini terlebih dahulu berada dalam posisi off-side.

Tekanan demi tekanan dilancarkan pemain Persepam ke barisan pertahanan Sriwijaya FC. Namun penyelesaian akhir yang buruk membuat tuan rumah gagal mengubah papan skor, dan hasil kacamata bertahan hingga babak pertama usai.

Persepam sempat memberi tekanan di awal babak kedua, tapi Sriwijaya FC akhirnya bisa mengimbangi permainan tuan rumah dengan cepat. Bahkan, tim tamu memiliki sejumlah peluang emas untuk memecahkan kebuntuan.

Peluang emas pertama diperoleh Hilton. Kendati hanya berhadapan dengan penjaga gawang Alfonsius Kelvan, motor permainan Sriwijaya FC ini gagal mengubah papan skor, karena tendangannya dapat diblok kiper.

Ramdani Lestaluhu yang masuk menggantikan Fakhruddin di awal babak kedua akhirnya memecahkan kebuntuan Sriwijaya FC. Memanfaatkan bola liar Hilton, Ramdani mengontrol si kulit bundar, dan melepaskan tendangan yang tak bisa dibendung Alfonsius.

Peluang emas yang seharusnya menjadi gol diperoleh Tantan. Di menit ke-72, Tantan berhasil lepas dari jebakan off-side usai menerima umpan panjang dari barisan pertahanan. Kendati hanya berhadapan dengan Alfonsius, Tantan yang berusaha memperdayai kiper lawan menemui kegagalan.

Sriwijaya FC kembali nyaris mengubah papan skor pada menit ke-80. Hilton menyambut bola hasil sepak pojok, tapi sundulannya hanya menerpa mistar gawang. Sriwijaya FC akhirnya sukses menggandakan keunggulan, sekaligus memastikan kemenangan menjadi 2-0 melalui gol Tantan usai menerima umpan silang pemain pengganti Diogo Rangel di masa injury time.
 

Lucas Moura: Paris Saint-Germain Mampu Permalukan Barcelona



25 Mar 2013 22:23
Pemain muda Brasil optimistis dengan peluang timnya di Eropa dan mengakui kekagumannya terhadap Lionel Messi.
Winger Paris Saint-Germain Lucas Moura percaya pemuncak klasemen Ligue 1 memiliki kans mencapai semi-final Liga Champions dengan menggulingkan Barcelona.

Pemain 20 tahun, yang bergabung dengan klub dari Sao Paulo pada bursa transfer Januari, sadar Les Parisiens menghadapi tugas sulit mengeliminasi raksasa Catalan, tapi dia optimistis timnya bisa lolos ke babak berikut.

"Ini akan menjadi tantangan besar menghadapi Barcelona, tapi saya yakin kami sekuat mereka dan sangat percaya terhadap peluang lolos ke empat besar," kata Moura dalam laman resmi PSG.

Pemain kelahiran 20 tahun silam kemudian menyuarakan kekagumannya terhadap bintang Blaugrana Lionel Messi jelang leg pertama yang digelar awal bulan depan.

"Saya menyukai Messi dan kami akan saling berhadapan di perempat-final Liga Champions."
 

Mau Pamer Tendangan Bebas, Eh David Beckham Terpeleset

EraMacro.com - Senin, 25 Maret 2013 02:39 WIB
Mau Pamer Tendangan Bebas, Eh David Beckham Terpeleset
AFP
David Beckham terpeleset saat mau pamer keahliannya melakukan tendangan bebas
EraMAcroBeckham'>David Beckham dikenal dengan tendangan bebasnya yang nyaris sempurna. Tendangan melengkung ini menjadi salah satu senjata andalan, selain kegantengannya, hingga ia pernah difilmkan, dan dijadikan lagu oleh sejumlah musisi. Toh sehebat-hebatnya Becks ia pernah terpeleset juga saat mengeksekusi bola.

Kejadian memalukan ini terjadi ketika gelandang Paris Saint Germain (PSG) berusia 37 tahun ini mendemontrasikan kehebatannya bermain bola di hadapan sejumlah siswa akademi sepak bola di Cina.

Mantan kapten timnas Inggris ini memang baru saja ditunjuk sebagai duta sepak bola Cina. Suami Victoria ini pun mengunjungi beberapa sekolah sepak bola dan klub lokal di negeri Tirai Bambu, saat kompetisi Ligue 1 libur hampir dua pekan menyambut jeda pertandingan internasional.

Saat mengunjungi klub lokal, Wuhan Zall di provinsi Hubei, Beckham yang baru saja tiba di lapangan didapuk untuk memberi pelatihan singkat pada para peserta yang rata-rata masih berusia remaja.

Beckham yang datang mengenakan setelan jas, segera melepas jasnya dan melipat dasinya ke dalam kemeja agar tidak mengganggu permainannya. Ia pun segera menunjukkan kebolehannya mengontrol bola di lapangan. Ia pun tampak bersemangat saat didaulat memamerkan keahlian mengeksekusi tendangan bebas.

Namun, kostum yang dikenakannya sepertinya tak menunjang aksinya. Sepatu mengilap Becks rupanya sangat licin. Akibatnya, saat akan menendang bola ia terpeleset.

Melihat aksi lucu itu, reaksi beragam ditunjukkan pebola muda di Wuhan Zall. Ada yang tertawa, pun yang bertepuk tangan, mencoba mengapresiasi usaha Beckham menendang bola dengan sepatu beralas rata di atas rumput nan licin. Beckham sendiri mencoba menahan malu dengan tertawa kecil, meski wajahnya tampak merona merah.

Beckham didapuk menjadi duta sepak bola di Cina untuk mengangkat kembali pamor negara Tirai Bambu itu yang terpuruk gara-gara merebaknya skandal pengaturan skor.

Selama empat hari, mantan gelandang LA Galaxy ini berkeliling Cina, mengunjungi sekolah-sekolah dan menyaksikan para siswa menunjukkan bakat sepakbola mereka.

Februari lalu, sebanyak 33 orang pemain dan ofisial tim mendapat sanksi selama tiga tahun akibat skandal tersebut. Skandal itu membuat pemain-pemain seperti Nicolas Anelka dan Didier Drogba hanya bertahan selama semusim bersama Shanghai Shenhua sebelum kembali bermain di Eropa.

"Aku sangat senang bisa berada disini dan sebuah kebanggaan dapat dipercaya jadi seorang duta untuk liga ini. Aku tak sabar untuk jadi bagian dalam proyek ini," ungkap Beckham seperti dikutip EraMacro.com dari ESPN.

"Kami telah berusaha mengembangkan olahraga ini selama 20 tahun dan saat ini Super League Cina tepat berusia 10 tahun dimana mereka sukses mencapai 300 juta penonton di televisi dan per tahunnya, ada 4,49 juta pendukung yang menyaksikan langsung," tambahnya.

Beckham yang telah empat kali bermain untuk klub anyarnya, PSG mengatakan kedatangannya ke Cina bukan untuk proyek jangka panjang. "Saya ingin orang-orang menyadari ini adalah proyek jangka panjang. Ini berkaitan dengan upaya kita bersama untuk mengubah mental para pemain muda agar mereka benar-benar memiliki jiwa sportif, dan siap jadi pemain profesional," katanya.

"Dari dulu saya penggemar sepak bola Cina karena saya pikir para pemain mereka sangat berbakat, dan bersemangat," ujar Becks mengambil hati para penggemarnya di Cina.
 

Van Gaal: Kami Bawa Van Persie dkk untuk Fans Indonesia



AMSTERDAM, EraMacro - Federasi Sepak bola Belanda (KNVB) menyambut baik rencana uji coba tim nasional Belanda melawan timnas Indonesia yang akan berlangsung pada 7 Juni 2013 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Tak hanya dari jajaran petinggi KNVB, Pelatih De Oranje Louis van Gaal juga gembira dengan rencana pertandingan anak-anak asuhannya kontra tim Garuda. Sisi historis kedua negara menjadi catatan Van Gaal jelang kunjungan ke Jakarta nanti.

"Timnas Belanda dan Indonesia akan menikmati dukungan fantastis di Indonesia. Kami berharap untuk membawa De Oranje lebih dekat dengan para penggemar setia dan pengalaman yang kaya dari warisan dan budaya Indonesia. Ditambah, ada ikatan historis antara kedua negara, yang membuat kunjungan ini bahkan lebih istimewa," kata Van Gaal dilansir situs resmi KNVB.

Sementara itu, Direktur Komersial KNVB Jean Paul Decossaux menyatakan hal senada. "Kami ingin berbagi apa yang kami tahu dan pengalaman di sepak bola dengan Indonesia. Oleh karena itu, program khusus akan dirancang, yang akan membantu pengurus sepak bola di Indonesia untuk mengembangkan pengetahuan dan struktur sepak bola Indonesia," tandas Decossaux.

Belanda kemungkinan besar akan membawa pasukan terbaiknya melawan Indonesia. Jika benar demikian, maka para pencinta De Oranje bisa saja melihat langsung aksi Robin van Persie, Arjen Robben, Wesley Sneijder, dan Rafael van der Vaart di SUGBK.
 

Kekalahan Timnas Akibat Orang Tak Bertanggung Jawab



JAKARTA, EraMacro - Kekalahan tim nasional Indonesia 1-2 dari Arab Saudi, Sabtu (23/3/2013), bukan tanggung jawab Badan Tim Nasional (BTN). Kekalahan Garuda di ajang Pra Piala Asia 2015 dianggap akibat perilaku orang-orang tak bertanggung jawab.
Hal tersebut disampaikan Ketua BTN, Isran Noor, dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (24/3/2013) sore.
"Sebagai ketua BTN, memang saya tidak menyampaikan ini sebelum pertandingan tadi malam. Nanti, saya dianggap tidak mendukung dan mengganggu pertandingan. Karena ini sudah terjadi dan timnas kalah, saya merencanakan pertanggungjawaban bahwa kekalahan timnas bukan kesalahan saya sebagai ketua BTN. Namun, perilaku orang-orang yang tidak bertanggung jawab," jelas Isran.
Orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang dimaksud Isran Noor adalah Wakil Ketua BTN, Harbiansyah. Isran menyebut, Harbiansyah merupakan aktor yang membuat pelatih Luis Manuel Blanco digantikan oleh Rahmad Darmawan.
"Yang pertama, kita sudah menyepakati pelatih Manuel Blanco dan diganti oleh orang yang menganggap dirinya sebagai Wakil Ketua BTN," tegasnya.
"Jadi pergantian Blanco dipaksakan ketika saya tidak ada di tempat. Pergantiannya menjelang waktu yang ditetapkan (saat PSSI mendaftarkan nama pelatih ke AFC)," sambungnya.
Isran menuding bahwa Harbiansyah sebetulnya bukanlah Wakil Ketua BTN. Pasalnya, dalam struktur BTN baru mencantumkan Ketua BTN.
"Wakil BTN itu belum ada. Adanya Ketua BTN. Struktur BTN akan dibuat dua pekan lagi. Saya berharap masyarakat dapat menganalisis," bebernya.
Sengketa pengelolaan tim nasional sepak bola ini terjadi sejak Wakil Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Harbiansyah Hanafiah, mengganti Blanco dengan Rahmad Darmawan dan Jacksen F Tiago. Pergantian tersebut muncul akibat Blanco mencoret 14 pemain saat pelatnas digelar Jumat (15/3/2013).
Blanco sendiri membantah telah mencoret para pemain tersebut. Saat itu, Harbiansyah naik pitam ketika mengetahui ada beberapa pemain yang dicoret. Bahkan, Harbiansyah menyangsikan kualitas Blanco sebagai pelatih.
"Saya ragu Blanco itu pelatih atau bukan. Masa ada pemain yang baru menjalani pertandingan beberapa hari sebelumnya sudah digenjot latihan fisik. Saya akan pertimbangkan masa depan Blanco di timnas," ujar Harbiansyah waktu itu.
 

Jerman Sulit Patahkan Sejarah Piala Dunia


AFP PHOTO / STANISLAV FILIPPOV
Para pemain Jerman merayakan gol ke gawang tuan rumah Kazakhstan dalam laga Pra-Piala Dunia Grup C Zona Eropa di Stadion Astana Arena, Astana, Jumat (22/3/2013). Jerman akhirnya menang 3-0.
MUENCHEN, KOMPAS.com - Bomber legendaris Jerman, Oliver Bierhoff, menilai peluang Der Panzer untuk menjuari Piala Dunia 2014 Brasil sangat kecil. Pasalnya, ia menilai negara Eropa memiliki sejarah buruk jika turnamen tersebut digelar di Amerika Selatan.

Piala Dunia selama ini sudah empat kali digelar di Amerika Selatan, yakni pada 1930 di Uruguay, 1950 (Brasil), 1962 (Chile),  dan 1978 (Argentina). Namun, dari empat pergelaran tersebut hanya tim-tim dari benua Amerika yang menjadi kampiun (Uruguay, Brasil dan Argentina). Bahkan, ketika digelar di Meksiko pada 1970 dan 1986, yang juara juga tim Amerika Selatan. Brasil menguasai Piala Dunia 1970 dan Argentina menjadi juara pada 1986.

Kali ini, Piala Dunia kembali digelar di Amerika Selatan untuk pertama kalinya sejak 32 tahun. Hal itu yang membuat Bierhoff menilai peluang Jerman menjuarai turnamen tersebut sangat kecil.

"Bagi kami, hampir tidak mungkin untuk memenangkan turnamen itu. Ada sebuah gunung besar yang harus didaki. Tim dari Amerika Selatan biasanya lebih maju jika bermain di benua mereka sendiri," ujar Bierhoff.

Meski begitu, Bierhoff menilai, Jerman masih mempunyai kesempatan setidaknya untuk lolos dari putaran grup. Ia juga menilai, Jerman saat ini akan lebih dulu fokus agar dapat lolos dari babak kualifikasi.

"Kami belum merencanakan di mana kami tinggal di Brasil karena kami tidak tahu di grup mana kami akan bermain," kata Bierhoff.

Jerman saat ini berada di puncak klasemen sementara Grup C dengan poin 13, unggul lima angka dari Swedia di posisi kedua. Di partai selanjutnya, Jerman akan menghadapi Kazakhstan, Selasa (26/3/2013).
Sumber :Goal
Editor : EraMacro
 

Bus Sriwijaya Mogok di Jalan ??




EraMacro, PALEMBANG - Ada saja musibah yang dialami skuad Sriwijaya FC ketika hendak menjalani tur Jawa Timur kali ini. Bus yang digunakan untuk mengangkut anak asuh dari Kas Hartadi, pelatih SFC dari bandara menuju hotel tidak disangka mengalami mogok. Bus baru mau hidup kembali setelah didorong ramai-ramai oleh seluruh pemain SFC.

“Ya sempat mobilnya sempat mogok lima menit, tapi hidup lagi saat kita dorong bersama,” ungkap Pelatih Kepala SFC, Kas Hartadi ketika dihubungi Sripo yang dikutip Tribun Sumsel, Minggu (24/3).
Diungkapkan, kini skuadnya sekarang sudah tiba dan menginap di Hotel Twin Surabaya untuk persiapan tim. Dijadwalkan pada hari ini timnya sudah akan menjalani uji coba lapangan di Stadion Bangkalan Madura, Jawa Timur.

Skuad SFC sengaja memusatkan persiapan di Surabaya. Alasannya demi efisiensi, karena jaraknya dari Madura dan ke Lamongan tidak begitu jauh.

“Apalagi sekarang kan sudah ada jembatan Suramadu yang menghubungkan langsung Surabaya dan Madura. Paling kita hanya butuh waktu setengah jam untuk tiba di stadion,” terangnya.

Sejauh ini lanjut Kas kondisi seluruh pemain baik-baik saja dan tidak ada yang mengalami sakit. Malah beberapa pemain yang cedera kini sudah mulai pulih dan siap tampil kembali ke lapangan hijau.

Untuk Ponaryo Astaman dan Abdul Rahman dipastikan sudah akan berkumpul kembali dengan timnya pada hari ini, seusai membela Timnas Indonesia pada ajang pra kualifikasi Piala Asia 2014.

“Ponaryo dan Abdul Rahman akan menyusul kita besok (Senin ini, red) di sini, langsung dari Jakarta,” katanya.

 

Ferry-Ramdani Jadi Starting Line Up

ramdani_lestaluhu.jpg
Pemain Sriwijaya FC Ramdani Lestaluhu
EraMacro, PALEMBANG – Dua pemain andalan Sriwijaya FC (SFC) yaitu kiper utama SFC,  Ferry  Rotinsulu dan Gelandang SFC, Ramdani Lestaluhu, sudah pulih dari cidera. Keduanya diperkirakan sudah dapat diturunkan saat SFC melawat ke markas Persepam  Madura United pada 26 Maret 2013 dan Persela Lamongan pada 31 Maret 2013.

“Ferry sudah pulih dan dhani juga sudah fit,” kata Kas Hartadi sebagaimana yang dikutip dari Palembangdotkom, Minggu (24/3/2013).

Pelatih asal Solo ini bersyukur kedua pemain yang kerap jadi starting line up disetiap lag SFC ini dapat tampil lagi, khususnya FR12 sebutan khas Ferry Rotinsulu, yang sudah absen merumput bersama SFC lebih dari satu bulan.

“Dia sudah berobat ke kampung halamannya di Palu, Sulteng, dan sudah sembuh,” ucapnya.

Selain itu Kas juga merasa beruntung bahwa gelandang lincah SFC, Ramdani tidak terlalu lama mengalami cideranya yang didapat di laga terakhir melawan Persita Tangerang beberapa waktu lalu.

Selain cidera yang tidak terlalu parah, Dhani juga rutin melakukan terapi sehingga proses pemulihan cideranya berjalan cepat.

Jika kedua pemain ini  bugar dan fit sebelum laga, Pelatih Kas  akan menurunkan kedua pemain ini menjadi starter saat melawan Persepam Madura mendatang.
 

RD mengaku sempat dilematis ketika ingin melakukan pergantian pemain di babak kedua, saat Indonesia tertinggal 2-1.

EraMacro



Jajaran pelatih tim nasional Indonesia mengungkapkan sejumlah alasan terkait pemilihan skuat Merah Putih dalam pertandingan Grup C kualifikasi Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi, Sabtu (23/3) malam WIB.

Sejumlah keputusan pelatih dalam menentukan starter dan pergantian pemain mendapat pertanyaan dari banyak kalangan. Pemain veteran Ponaryo Astaman masuk sebagai starter untuk diduetkan dengan Immanuel Wanggai di lini tengah.

Saat babak kedua, penonton di Stadion Utama juga meneriakkan pelatih Rahmad Darmawan agar segera menurunkan Andik Vermansah saat Indonesia tertinggal 2-1 dari Arab Saudi. Rahmad menegaskan, keputusannya itu didasarkan kepada kepentingan taktik dan kebutuhan tim melawan tim seperti Arab Saudi.

“Kami menurunkan Ponaryo Astaman sebagai starter, karena tim membutuhkan pemain berpengalaman. Dia dipasangkan dengan Wanggai di tengah, karena Wanggai punya determinasi,” ujar RD, sapaan Rahmad.

“Pemilihan pemain tentu berdasarkan sejumlah pertimbangan teknis. Kami harus memilih pemain yang juga bisa membantu saat bertahan maupun menyerang di bola-bola udara sehingga saya memilih M Ridwan dan [Ian Louis] Kabes sejak awal.

RD mengaku sempat dilematis dalam memilih pemain yang akan diturunkan di babak kedua. Sebelumnya RD sempat ingin memasukkan Ahmad Bustomi lebih awal dibandingkan menjelang pertandingan berakhir. Masuknya Bustomi sempat mengubah permainan tim Garuda.


“Kenapa saya memasukkan Irfan [Bachdim] dibandingkan Andik? Itu semata karena bagian dari taktik. M Ridwan tidak bermain jelek. Saya membutuhkan pemain yang kuat dalam mengantisipasi bola-bola lawan, terutama duel bola-bola atas. Irfan bagus dalam agresivitas, dan naluri gol yang menurut saya lebih baik.”

“Kami sempat menimbang-nimbang apakah menurunkan Irfan atau Bustomi terlebih dahulu. Tapi kami akhirnya Irfan diturunkan lebih dulu, karena saat itu kami dalam posisi tertinggal, sehingga membutuhkan gol.”
 

Alessio Cerci Masa Gugup Lakoni Laga Perdana di Timnas Italia

EraMacro - Minggu, 24 Maret 2013 02:38 WIB
Alessio Cerci Masa Gugup Lakoni Laga Perdana di Timnas Italia
zimbio
Alessio Cerci (kanan) saat debutnya di Timnas lawan Brasil 
Duniasoccer/Jerry
EraMacro, ROMA - Menerima panggilan tim nasional memang menjadi impian bagi setiap pemain sepak bola. Hal itulah yang baru dialami pemain Torino, Alessio Cerci.
Striker andalan Torino itu akhirnya menjalani laga debutnya bersama timnas Italia pada laga kontra Brasil, Kamis (21/3/2013). Pada pertandingan tersebut, Cerci masuk di menit ke-46 menggantikan Andrea Pirlo.
"Enam bulan lalu, aku bukan siapa-siapa, tapi sekarang bermain melawan timnas Brasil. Aku ingin berterimakasih atas kerabat yang membuatku seperti ini, namun kredit khusus aku tujukan kepada pelatih (Giampiero) Ventura," sebut Cerci kepada La Stampa.
"Bertanding melawan timnas Brazil merupakan salah satu mimpi awal setiap pemain sepak bola. Selama 10 menit awal bermain, aku merasa sangat gugup dan tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaikku," tambahnya.
Cerci merupakan produk akademi sepak bola Roma. Namun, dia memilih hijrah dari tim ibu kota tersebut lantaran ingin mendapat jam bermain yang lebih.
 

XIATA CUP : Indonesia Gagal Kalahkan Malaysia

Logo Axiata Cup 2013. 
SURABAYA—Indonesia batal melanjutkan tren impresifnya pada turnamen Axiata Cup 2013. Laju para pebulu tangkis Merah-Putih tertahan setelah diimbangi Malaysia 2-2 pada babak penyisihan grup di DBL Arena, Surabaya, Sabtu (23/3/2013).
Sebenarnya, Indonesia mengawali duelnya dengan Malaysia dengan apik. Pebulu tangkis tunggal putri, Bellaetrix Manuputy, yang mendapat jatah pertama mampu membuka keunggulan Indonesia setelah mengalahkan wakil Malaysia, Tee Jing Yi, dua game langsung, 21-10, 21-18.
Keunggulan Indonesia bertambah setelah Tommy Sugiarto mengalahkan tunggal putra Malaysia, Cong Wei Feng, 21-16, 21-11. Indonesia memimpin 2-0.
Sayang, keunggulan Indonesia tak berlanjut. Dua wakil Indonesia di nomor ganda Indonesia tak mampu menambah perolehan poin.
Ganda campuran, M Rijal/Debby Susanto takluk dari pasangan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, secara rubber game, 21-18, 16-21, 19-21. Sedang, pasangan putra, Hendra Setiawan/Ryan Saputro menyerah dari pasangan terbaik nomor dunia, Tan Boong Hoeng-Koo Kien Keat, secara straight game, 12-21, 24-26.
Setelah laga, Hendra mengaku kecewa. Dirinya tak tampil maksimal hingga gagal menghalau pasangan Malaysia.
“Tidak ada feel-nya aja tadi, kalau latihan sering di pelatnas, tapi tadi entah kenapa belum dapat saja,” ujarnya seusai pertandingan dilansir Antara.
Seusai laga, manajer tim Indonesia, Bambang Roedyanto, mengaku tak kecewa dengan hasil seri. Dia juga mengakui kesalahan dengan memasangkan Ryan/Hendra yang kurang padu.
“Sebenarnya, jika lawan Malaysia seri, tidak terlalu jelek juga. Pertandingan ternyata berjalan sangat ketat,” “Hendra dan Ryan juga tadi tidak kompak,” ucapnya.
“Yah tak apa, masih penyisihan Axiata, nanti kalau sudah semifinal, baru nanti kita lihat,” tukasnya.
Setelah menghadapi Malaysia, Indonesia tinggal melawan All Star Asia, Minggu (24/3/2013). Sementara, Malaysia melakoni laga kontra All Star Eropa.
 

XL Axiata Cup 2013 : Indonesia Optimis Jadi Juara Bertahan

Photo: Adhi
Indonesia turunkan tim terbaik
Surabaya (23/3) Hari ini, Indonesia dipaksa mendapatkan poin imbang 2-2 atas Malaysia dalam kejuaraan bulutangkis Axiata Cup 2013 di DBL Arena, Surabaya.
Tim Malaysia pun merasa cukup puas dengan hasil tersebut. Pasalnya, Malaysia tidak menurunkan tim utama pada kompetisi kali ini.
“ Kami sengaja menurunkan tim muda untuk kompetisi kali ini untuk menambah pengalaman mereka. Kompetisi ini juga kami jadikan sebagai pertandingan pemanasan untuk menghadapi banyak pertandingan lain dalam waktu dekat ini,” ungkap Rasyid Sidek pelatih tim Malaysia.
Indonesia sendiri, mengakui ketangguhan pemain Malaysia, namun kondisi beberapa pemain Indonesia yang kurang baik, setelah menghadapi beberapa kejuaraan, ternyata mempengaruhi penampilan mereka.
“ Beberapa pemain kita dalam kondisi kurang baik. Setelah kembali dari Swiss Open dan All England, mereka belum cukup beristirahat. Namun mereka tetap berusaha semaksimal mungkin untuk menang,” tutur Bambang Roedyanto selaku manager  tim Indonesia.
Nggak cuma itu saja, kendala perombakan formasi dan pasangan dalam  kejuaraan yang merebutkan total hadiah sebesar 9,7 miliar rupiah ini, ternyata ikut mempengaruhi kekompakan pemain.
“  Saya merasa belum kompak saja dengan Ryan, kami selalu lathan rutin kok, namun butuh waktu untuk bisa lebih maksimal,” Aku Hendra Setiawan yang pada kejuaraan kali ini berpasangan dengan Ryan Agung Saputro.
Namun ternyata, menurut Bambang Roedyanto semua itu dilakukan untuk menghasilkan formasi yang tepat dan menentukan arah yang tepat bagi para pemain Indonesia.
“ Kami sengaja melakukan beberapa perubahan pada formasi tim. Kami hanya mau bereksperimen, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi nanti di beberapa pertandingan dalam waktu dekat ini,” ungkap Bambang Roedyanto bersemangat.
Meskipun begitu, Bambang Roedyanto tetap optimis Simon dan kawan-kawan akan menjadi juara bertahan dalam kejuaraan Axiata Cup 2013. Pasalnya, Indonesia sudah menurunkan pemain terbaik dan mempersiapkan semua secara matang.
Indonesia, Bisa!!!